• Jl. Budi Utomo No. 45
  • (0561) 882069
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
636 dilihat       21 November 2024

Rapat Koordinasi Optimasi Lahan dan Cetak Sawah Rakyat Provinsi Kalimantan Barat

Pontianak (21/11), bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat Rakor dihadiri oleh Pj. Gubernur Kalbar, Pj. Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Barat, TNI, Polri, dan Stakeholder terkait percepatan swasembada pangan di Kalimantan Barat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman semakin optimistis Kalimantan Barat akan menjadi lumbung padi baru Indonesia, bahkan siap bersaing di pasar ekspor. Kalbar memiliki potensi lahan sawah 240 ribu hektare apabila di optimalisasi diharapkan bisa tiga kali tanam, selain lahan sawah potensi 300 ribu hektare ada di padi Gogo, Mentan mengungkapkan dari potensi tersebut produksi beras Kalbar bisa mencapai 3,6 juta ton gabah per tahun.
 
Mentan juga menjelaskan, dengan produktivitas sawah yang tinggi dan biaya produksi yang rendah, Kalbar memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan negara penghasil beras lainnya seperti Vietnam, Thailand, dan India. "Bayangkan, dengan biaya distribusi yang murah karena dekat dengan Malaysia, kita bisa memenuhi kebutuhan beras negara tetangga yang mencapai 3-4 juta ton per tahun," ungkapnya.
 
Mentan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam mewujudkan target ini. "Dengan kerja sama yang solid, kita yakin Kalbar bisa menjadi lumbung pangan nasional dan pusat ekspor," tegasnya.
 
Untuk mencapai target tersebut, Kementan telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain:
Pemanfaatan teknologi modern: Penggunaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan) yang tepat, serta penerapan teknologi pertanian modern.
Pembinaan petani milenial: Melalui program Brigade Pangan, generasi muda didorong untuk terlibat aktif dalam mengembangkan pertanian.
 
Kementan akan terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, swasta, maupun petani, demi mewujudkan swasembada pangan.
 
#KalimantanBarat #SwasembadaPangan #EksporBeras #PertanianModern #MentanAndiAmran
Prev Next

- BSIP Kalimantan Barat


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    PENGUMUMAN PENGADAAN RFQ PUPUK DAN PESTISIDA MATCHING GRANT ICARE KALIMANTAN BARAT
    21 Okt 2026 - By BSIP Kalimantan Barat
  • Thumb
    Hari Keempat Roadshow Rakor di Kapuas Hulu, BRMP Kalbar Perkuat Pengawalan LTT, CPCL, dan PM-AAS
    29 Sep 2026 - By BSIP Kalimantan Barat
  • Thumb
    Hari ketiga Roadshow Rakor di Sintang, BRMP Kalbar Perkuat Pengawalan LTT, CPCL, dan PM-AAS
    27 Sep 2026 - By BSIP Kalimantan Barat
  • Thumb
    Awali Roadshow Rakor di Landak, BRMP Kalbar Perkuat Pengawalan LTT, CPCL, dan PM-AAS
    24 Sep 2026 - By BSIP Kalimantan Barat
  • Thumb
    Hari kedua Roadshow Rakor di Sanggau, BRMP Kalbar Perkuat Pengawalan LTT, CPCL, dan PM-AAS
    24 Sep 2026 - By BSIP Kalimantan Barat

tags

BSIP Kalbar

Kontak

(0561) 882069
(0561) 883883
[email protected]

Jl. Budi Utomo No. 45 Siantan Hulu, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak, Prov. Kalimantan Barat

Kode Pos: 78241

website: kalbar.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Barat. All Right Reserved